Kamu sebagai pecinta motor atau anak otomotif, pasti saat mendengar kata Yamaha, akan terbayang sebuah merek kendaraan sepeda motor. Tapi kamu sebagai anak musik, pasti akan langsung terbayang bahwa Yamaha itu adalah merek alat musik kamu. Tapi sebenarnya mana sih yang benar? Yamaha itu merek motor atau merek alat musik?

Keduanya benar, karena nyatanya ada Yamaha Motor, dan Yamaha Musical. Mungkin bagi orang Indonesia, Yamaha Music agak sedikit kalah pamor dibanding Yamaha Motor. Buktinya ketika mendengar nama “Yamaha”, pasti pikirannya langsung tertuju kepada sepeda motor.

Tapi kamu harus tahu, meski kalah pamor tapi Yamaha Music ini sangat senior dan bisa dibilang sangat legendaris. Karena sebenarnya Yamaha Music itu lahir jauh lebih dulu dibandingkan Yamaha Motor. Yamaha Corporation yang didirikan oleh Torakusu Yamaha membuat produk alat musik pertamanya, yakni harmonika pada tahun 1897, dan setelah itu Yamaha Corporation adalah sebuah perusahaan alat musik. Bukan sepeda motor seperti yang terkenal seperti sekarang.

Tapi setelah Perang Dunia II, yakni pada tahun 1955, Yamaha Corporation melebarkan sayapnya untuk masuk ke industri otomotif. Dan karena memiliki dua komoditas itulah, dibentuklah Yamaha Motor dan Yamaha Music yang saat ini sangat berkembang di seluruh dunia.

Sekarang, kedua jenis produk Yamaha tersebut sama-sama berkembang di Indonesia, meski tetap saja yang motor lebih terkenal. Uniknya, keduanya memiliki logo yang hampir sama, inilah yang membuat banyak orang salah paham dalam membaca logo tersebut.

Sekilas memang keduanya hampir sama, karena sama-sama menggunakan ikon garpu tala. Tapi, tanpa kita sadari bahwa ada tiga perbedaan dalam logo Yamaha Motor dan Yamaha Music tersebut. Apa saja itu perbedaanya? Yuk kita sama-sama lihat perbedaanya di bawah ini.

Perbedaan Yamaha Motor Vs Yamaha Music
Perbedaan Yamaha Motor Vs Yamaha Music
  1. Warna Dasar Logo

Mungkin ini yang sangat terlihat jelas perbedaanya, yakni tentang warna dasar kedua logo tersebut. Yamaha Motor memiliki warna dasar merah, sementara Yamaha Music memiliki warna dasar hitam, meski kadang juga memakai warna dasar biru.

  1. Desain Garpu Tala

Setelah itu, perhatikan ujung garpu tala yang ada di masing-masing logo. Jika kamu perhatikan dengan seksama, pasti langsung akan terlihat perbedaannya. Pada Yamaha Motor, ujung Garpu Tala disana menembus garis putih pembatas lingkaran. Coba bandingkan dengan Yamaha Music, ujung garpu tala tidak menembus batas garis putih lingkaran dan masih tetap di dalam lingkaran.

  1. Huruf ‘M’-nya Beda

Lihat pada huruf ‘M’ yang ada paa nama brand, baik Yamaha Music maupun Yamaha Motor. Pada Yamaha Motor, sudut tengah huruf ‘M’ sejajar dengan kaki huruf. Sementara Yamaha Music, sudut tengah huruf ‘M’ agak ke atas dan tidak sejajar dengan kaki hurufnya.

Nah, dari tiga perbedaan tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa Yamaha Motor dan Yamaha Music ini merupakan brand yang berbeda, dan logonya pun juga berbeda. Jadi jangan sampai salah dalam memasang logo. Ketika edit gambar, jangan sampai MotoGP jadi logo Yamaha Music yang mensponsori, karena MotoGP yang mensponsori adalah Yamaha Motor.

SHARE