Anda sudah punya kartu kredit belum? Jika sudah, pastinya menyenangkan, kan menggunakannya? Namun tetap gunakan secara profesional, ya! Jangan seenaknya untuk keperluan belanja Anda. Tapi, Kartu Kredit ini ada batasan limitnya, lho! Jika sudah lewat dari limit, kartu kredit akan malah over limit dan Anda sendirilah yang susah nanti.

Untuk mengatasinya, Anda bisa coba menaikkan limit kartu kredit. Anda bisa meminta kenaikan debit kartu kredit ini pada pihak bank tempat Anda menerbitkan kartu kredit. Namun, sebelumnya ada syarat dan prosedur kenaikan limit yang harus Anda penuhi, ya! Apa saja syarat dan prosedur kenaikan limit kartu kredit tersebut? Cek di sini!

Syarat Kenaikan Limit Kartu Kredit

  1. Pendapatan

Hal pertama yang diperhatikan pihak bank saat Anda ingin menaikkan debit kartu kredit adalah pendapatan yang Anda miliki. Misalnya, pendapatan yang saat ini Anda miliki adalah 6 juta rupiah. Limit kartu kredit Anda bisa naik hingga tiga kali lipatnya atau sekitar 18 juta rupiah. Namun ingat, ada kebijakan dari BI yang harus diperhatikan juga.

  1. Domisili

Syarat lain yang diperhatikan pihak bank bila ingin menaikkan limit dari kartu kredit Anda adalah domisili Anda. Jika Anda tinggal di suatu tempat dalam waktu yang relatif lama, kemungkinan limit kartu Anda dinaikkan juga akan makin besar. Namun sebaliknya, jika Anda berpindah-pindah, kenaikan limit sangat kecil peluangnya.

  1. Jumlah Kredit yang Dimohon Nasabah

Pada umumnya, pihak nasabah akan memberikan jumlah limit yang diinginkan pada pihak bank. Ini juga akan jadi pertimbangan pihak bank untuk menaikkan limit kartu kredit Anda. Bank pada umumnya akan mengukur apakah permohonan limit Anda layak atau tidak dan sejauh mana ini bisa membebani keuangan Anda.

  1. Total Hutang

Tak hanya memperhatikan pendapatan dari nasabahnya saja, namun bank juga memperhatikan total hutang yang Anda miliki. Hutang ini tentu saja hutang yang ada pada bank, ya! Misalnya saja, Anda memiliki pinjaman KPR, KTA ataupun kredit multiguna. Jika Anda punya hutang seperti ini, kemungkinan kenaikan limit akan lebih kecil.

  1. Jumlah Pengajuan Pembuatan Kartu Kredit

Maksud dari poin yang satu ini adalah semakin banyak Anda mengajukan permohonan pembuatan kartu kredit, maka makin kecilkah kenaikan limit yang bisa Anda peroleh. Pasalnya, Anda harus membayar beberapa kartu kredit dengan pendapatan yang sama. Ini pastinya akan memperberat Anda dan mempersulit pihak bank nantinya.

  1. Status Kepemilikan Rumah

Hal lain yang akan diperhatikan pihak bank sebelum menaikkan limit kartu kredit Anda adalah status kepemilikan rumah. Jika rumah tersebut adalah milik Anda, maka kemungkinan kenaikan limit akan makin besar. Lain halnya bila Anda mengontrak, kemungkinan terkabulnya permohonan kenaikan limitnya akan sangat kecil.

Prosedur Menaikkan Limit Kartu Kredit

Untuk prosedur kenaikan kartu kredit, sebenarnya tiap bank berbeda-beda. Namun, ada alur yang biasanya sama. Langkahnya adalah pertama Anda harus menelpon call center bank bersangkutan untuk meminta kenaikan limit kartu kredit. Anda nantinya akan diberikan nomor laporan dari pihak bank.

Selain itu, dalam percakapan via telepon tersebut Anda juga akan diberikan penjelasan mengenai syarat dalam permohonan kenaikan limit kartu kredit. Langkah selanjutnya adalah, Anda harus membuat surat permohonan kenaikan limit untuk pihak bank dengan mencantumkan nomor laporan dari call center.

Selanjutnya, Anda juga wajib melakukan scan KTP, NPWP, dan kartu kredit bagian depan dan cantumkan juga scan slip gaji berstempel perusahaan milik Anda. Jika sudah, tinggal kirimkan surat dan hasil scan dokumen tersebut ke alamat email yang diberikan call center saat ditelpon sebelumnya. Bisa juga dengan mengecek emailnya di situs bank tujuan.

Nah, tak susah kan melakukan permohonan pengajuan kenaikan limit kartu kredit? Namun, tentu saja Anda harus penuhi semua syaratnya lebih dulu. Bila Anda sedang mencari info mengenai kartu kredit dari berbagai bank, coba cek CekAja.com. Di sini, Anda bisa dapat banyak info mengenai kartu kredit, layanan, keuntungan dan lainnya dari berbagai bank.

Robit Mikrojul Huda

Robit Mikrojul Huda

Belajar rajin nulis di Setara.net. Penikmat kopi hitam dan sedang belajar digital marketing.
Robit Mikrojul Huda