Setara.net – Industri di Indonesia banyak sekali mengalami perubahan semenjak adanya teknologi online. Dengan jumlah pengguna internet yang sangat banyak, maka jual-beli online adalah ladang yang sangat menggiurkan bagi semua orang.

Menurut data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pengguna internet di Indonesia dari tahun 2014 ke tahun 2016 mengalami peningkatan yang signifikan. Kenaikan di tahun 2016 adalah 51,8 % dibandingkan dengan jumlah pengguna internet tahun 2014. Dua tahun lalu, jumlah orang Indonesia yang menggunakan internet hanya sebanyak 88 juta orang. Lalu, di tahun 2016 melonjak di angka 132,7 juta orang telah terhubung dengan internet. Saat ini, total penduduk di Indonesia adalah sekitar 256,2 juta.

Dengan angka seperti diatas, maka tak ayal para pelaku e-commerce di Indonesia gencar-gencarnya melakukan promosi. Puncaknya adalah setiap tanggal 12 Desember.

Sejarah Harbolnas

Hari belanja online nasional atau disebut dengan Harbolnas adalah hari dimana para penjual online memberikan diskon gila-gilaan terhadap para pembelinya. Harbolnas ini diselenggarakan setiap tanggal 12 Desember.

Dikutip dari website Harbolnas :

Hari Belanja Online Nasional (HarBolNas) di Tanah Air di awali dengan mengangkat tema hari belanja online yang dimulai pada tanggal 12 Desember 2012. Dengan kolaborasi dari beberapaa toko online di Indonesia untuk memeriahkan Harbolnas di Indonesia, seperti yang sudah di lakukan oleh e-commerece Internasional yang dikenal dengan Black Friday, Cyber Monday, dan Online Fever.

HarBolNas merupakan hari perayaan untuk mendorong dan mengedukasi masyarakat mengenai kemudahan berbelanja online (daring) dengan aman dan nyaman serta tawaran diskon yang sangat menarik menjadi prioritas saat berbelanja online.

Diskon Besar-besaran

Dengan diselenggarakannya Harbolnas, maka para e-commerce besar di Indonesia saling adu diskon. Toko online dan market place besar di Indonesia saat ini dipegang oleh beberapa toko saja.

harbolnas 2016
Diskon hingga 90% menunggu kalian

Mereka saling memberikan diskon hingga 90% kepada pembelinya. Namun tetap ada syarat dan ketentuannya. Dengan begitu besarnya diskon yang diberikan, siapa yang tak akan kalap berbelanja online. Mulai dari fashion, elektronik, perlengkapan rumah tangga dan lainnya.

Siapa saja yang memberikan diskon?

Dalam website Harbolnas, jumlah e-commerce yang memberikan diskon besar-besaran itu jumlahnya lebih dari 220 e-commerce di Indonesia. Misalnya BukaLapak, Tokopedia, Zalora, Lazada, MatahariMall, blanja, Bhineka.com dan lain sebagainya. Pokoknya, jika kamu sekarang buka toko online Indonesia, hampir semua akan memberikan diskon.

Boleh berbelanja, namun tetap waspada

Animo masyarakat dengan adanya Harbolnas ini kian banyak. Mayoritas orang memang menunggu Harbolnas diselenggarakan untuk membeli barang-barang yang ingin mereka beli.

Salah satunya adalah Rianti, seorang karyawan swasta di Jakarta. “Mau beli handphone, tapi nunggu Harbolnas aja” Ujar Rianti, saat saya tanya mengenai Harbolnas. “Pasti banyak handphone yang di-diskon di toko online” lanjutnya.

Begitupun dengan saya sendiri, ketika beberapa waktu silam jam tangan saya lepas dan hilang saat di perjalanan ke tempat kerja. Maka saya berniat membeli lagi pada saat Harbolnas tiba.

Banyak orang yang menunggu Harbolnas. Namun, yang lebih penting lagi adalah kewaspadaan dan kehati-hatian saat berbelanja online. Dengan jutaan barang yang dijual di internet, maka sikap yang bijak kita ambil adalah cek dan cek.

Jangan sampai ketika kamu membeli suatu barang, kemudian barang tersebut bukan asli atau tidak sesuai ketika kamu terima. Intinya adalah cek dan ricek barang yang mau kita beli dan tentunya juga lihat toko online tersebut apakah memiliki pengalaman buruk atau tidak terhadap konsumennya.

Saatnya Berbelanja

Tanggal 12 sudah datang, dan tak perlu menunggu waktu habis. Karena biasanya harga diskonan cepat habis dan stocknya sedikit. Ini juga karena tepat di akhir tahun, jadi bisa dibilang “cuci gudang”. Mari berbelanja online dengan hati-hati. Pilihlah barang yang memang kebutuhan, bukan keinginan. Ingat, jangan kalap. Tagihan kartu kredit masih banyak loh yang harus kamu bayarkan.

~Happy Shopping Online~

Robit Mikrojul Huda

Belajar rajin nulis di Setara.net. Penikmat kopi hitam dan sedang belajar digital marketing.
Robit Mikrojul Huda