Setara.net – Mayoritas Orang Indonesia setiap ditanya mengenai mesin pencari, pasti akan menjawab Google. Google adalah mesin pencari raksasa di dunia saat ini. Semua orang di bumi, jika terkoneksi dengan internet pasti akan tahu dengan Google.

Mesin pencari Google bagaikan kebutuhan di kehidupan abad ini. Hampir semua orang menggunakannya, kecuali di negara-negara tertentu yang menggunakan mesin pencari buatan negerinya sendiri. Misalnya di China ada Baidu, lalu ada Yahoo.jp untuk negeri Matahari Terbit, Jepang. Kemudian ada Naver di Korea Selatan. Ketiga negara tersebut yang menggunakan Google bisa dikatakan sedikit dan masuk ke bagian minoritas.

Geevv.com mesin pencari baru di Indonesia

Tanggal 26 September 2016 adalah hari dimana mesin pencari asal Indonesia ini diluncurkan. Geevv Indonesia adalah startup yang didirikan oleh mahasiswi Universitas Indonesia, Azka Asfari Silmi bersama rekannya Andika Deni Prasetya.

Saya mengetahui startup ini dari teman Keluarga Blogger Jakarta, yang dimana Geevv akan membuat gathering bersama Keluarga Blogger Jakarta di Mozilla Space Community, Menteng, Jakarta.

Apa itu Geevv?

“Geevv adalah search engine berbasis sosial yang bertujuan untuk memberikan dampak positif kepada masyarakat dunia. Yang berkomitmen untuk mendonasikan 80% pendapatan iklan untuk program sosial dan 20% lainnya untuk meningkatkan kualitas layanan dan situs Geevv”.

Dari informasi di atas adalah, Geevv hampir mirip dengan Google. Namun lebih menitik beratkan kepada sosial. Artinya adalah, Geevv tak semata-semata hanya sebagai mesin pencari, namun ketika kamu mengakses dan melakukan pencarian di Geevv, artinya kamu sudah berkontribusi dan menyumbang dengan mudah. Besar sumbangan yang kamu donasikan adalah Rp 10 setiap pencarian.

Setiap kamu mencari satu kata kunci di geevv.com, artinya kamu menyumbang sebesar 10 rupiah” Papar Azka, CEO Geevv Indonesia.

Apakah Geevv benar-benar karya anak bangsa?

Semenjak boomingnya startup Gojek, yang diklaim sebagai karya anak bangsa. Akhir-akhir ini kata “karya anak bangsa” selalu mendengung di telinga kita. Untuk Geevv, jika ditanya asli dan 100% buatan Indonesia, maka jawabannya tidak (belum). Karena Geevv saat ini masih menggunakan Applicatipn Programming Interface (API) besutan dari Microsoft, yaitu Bing. “Jadi ketika kita melakukan pencarian di Bing, dengan kata kunci yang sama di Geev, maka hasilnya akan sama” Seperti diakui oleh CEO-nya pada gathering bersama Keluarga Blogger Jakarta, 18 Desember 2016 silam.

Mengapa kamu perlu menggunakan Geevv?

Bagi yang sudah menjadikan kebiasaan mencari atau browsing menggunakan Google, rasanya sukar untuk berpindah ke yang baru. Kemudian Geevv juga belum selengkap yang dimiliki Google. Namun, poinnya bukan pada kelengkapan dan ketidak setiaan. Akan tetapi, dengan menggunakan Gevv, otomatis kamu akan beramal. Bahkan setiap detiknya, total donasi pada website Geevv akan terus bergerak angkanya.

Lalu, hasil sumbangan akan Dikemanain?

Hal ini juga perlu dan sangat perlu diketahui oleh publik. Masak kita yang katanya nyumbang dari hasil menggunakan Geevv tidak tahu hasil sumbangannya kemana. Tak usah khawatir, setiap sumbangan yang kita donasikan 80%-nya akan disumbangkan kepada pendidikan atau bencana. Lagipula, dalam websitenya juga terdapat laporan bulanan.

Untuk saat ini, Geevv fokus hasil donasinya akan disumbangkan kepada korban Gempa Aceh. Sebelumnya Geevv Indonesia juga telah menyumbangkan kepada Bang Jack, Seorang juru parkir yang mendirikan TK untuk anak-anak kurang mampu di daerahnya, Rancaekek.

Respon Netizen Indonesia

Geevv Startup Indonesia
Tampilan Geevv pada 1 Januari 2017, 10 : 00 WIB.

Pantauan Setara.net di tahun baru 2017 ini, Geevv telah mendapatkan total donasi sebesar Rp 25.382.350. Artinya sudah lebih dari 2,5 juta kata pencarian di Geevv Indonesia. Padahal saya masih ingat betul, ketika Geevv sedang melakukan gathering bersama Keluarga Blogger Jakarta angkanya masih di kisaran 5 juta saja. Pertumbuhan Geevv Indonesia 2 minggu terakhir ini terus melonjak tajam dibandingkan periode bulan November 2016.

Jadi, sudah waktunya kamu menggunakan Geevv. Selain kamu beramal tanpa mengeluarkan uang, juga kamu membantu startup ini terus berkembang. Bukan tidak mungkin, dua tahun yang akan datang Geevv benar-benar asli karya anak bangsa.

[Bonus] Founder & CEO Geevv Indonesia, Azka Asfari Silmi itu masih muda banget, baru berusia 21 tahun lho…

Geevv Indonesia foto bareng Keluarga Blogger Jakarta
Team Geevv Indonesia foto bareng Keluarga Blogger Jakarta.
Robit Mikrojul Huda