Setara.net – Beberapa tahun terakhir ini, banyak sekali bermunculan blog maupun website yang menggunakan domain berbayar. Berbeda dengan 5 hingga 8 tahun silam, banyak blogger yang menggunakan domain gratisan dari google (blogspot) maupun dari wordpress.

Dengan perkembangan teknologi kian hari semakin tak terbendung, maka mayoritas orang yang ingin mencari tahu hal-hal yang tidak dimengerti melalui internet. Jutaan informasi setiap hari datang silih berganti.

Bagi seorang blogger, rasanya sangat “kurang” jika blog yang dimilikinya masih memiliki embel-embel nama di belakangnya dengan blogspot, wordpress dan tumbler dan lainnya.

Dengan memiliki domain sendiri (berbayar) maka bisa dikatakan menjadi profesional dibandingkan blog atau website yang gratisan. Walaupun belum tentu isi atau konten di dalam web / blog domain berbayar lebih bagus. Setidaknya orang lain dan juga orang awam akan lebih percaya terhadap web dengan domain sendiri.

Lahirnya domain .id

Pada awal tahun 2014 tepatnya di tanggal 14 Januari, Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) telah meluncurkan domain .id. Domain .id adalah domain tertinggi di negara Indonesia.

Maka dari itu, Andi Budimansyah, selaku ketua umum PANDI mengatakan “apapun.id merupakan domain premium. Karena itu, biaya tahunannya lebih tinggi dari DTD yang ada sekarang, seperti domain: co.id, biz.id, web.id, my.id, or.id, sch.id, ac.id, desa.id, net.id, go.id, dan mil id”

“Forum Nama Domain Indonesia sepakat untuk mengenakan biaya Rp 500.000 per tahun sebelum PPN. Di negara lain, biaya DTT memang lazimnya lebih mahal ketimbang biaya DTD” pungkasnya.

Pertumbuhan dan Pengguna Domain .id

Seperti yang sudah disinggung di atas bahwa domain .id adalah domain premium dan Domain Tingkat Tinggi (DTT), maka banyak orang yang menggunakan domain ini. Sejak diluncurkan dua tahun silam, pengguna .id jumlahnya terus naik.

Di tahun 2016, dari Januari hingga bulan November jumlah pendaftar domain .id dari bulan ke bulan terus naik. Jumlah total pendaftar di tahun 2016 sampai dengan bulan november adalah sebanyak 562.612.

jumlah pengguna domain id
Pendaftar domain .ID di tahun 2016.

Artinya rata-rata dalam sebulan di tahun 2016 pendaftar domain .id adalah sebanyak lima puluh ribu. Jumlah yang sangat menakjubkan bila dibanding dengan Domain Tingkat Dua (DTD) .id. Seperti net.id, web.id, biz.id dan lainnya.

Program Pemerintah 1juta.id

Dengan didukung oleh pemerintah dan adanya program 1juta domain .id maka banyak sekali yang mendaftarkan nama domain apapun .id.

Namun, yang masih menjadi kendala banyak pengguna domain .id adalah biaya pertahunnya yang masih sangat mahal untuk kalangan blogger pemula maupun mahasiswa. Bila dibandingkan dengan domain .com harga pertahunnya rata-rata hanya sebesar seratus ribu. Sangat jauh dengan harga .id yang lima ratus ribu setiap tahunnya.

Kelebihan Domain .ID

Seperti dalam laman PANDI, domain .id memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan domain lain. Apa saja kelebihan dari domain .id?

  • Kejelasan identitas
  • Peluang digunakan untuk penipuan ataupun kegiatan melanggar hukum sangat kecil
  • Lebih banyak pilihan nama domain karena pengguna domain ‘.id’ belum sebanyak ‘.com’
  • Pada search engine didahulukan untuk pasar Indonesia

Di kedepannya, semoga pemerintah dan PANDI memberlakukan biaya domain .id dengan harga yang lebih murah dibandingkan sekarang. Jika tidak, banyak domain yang hanya dipakai dalam waktu setahun saja. Setelah itu, domain akan expired karena banyak yang tak memperpanjang domainnya.

Robit Mikrojul Huda