Jelang hari raya Idulfitri, pengeluaran semakin membengkak. Kenaikan bahan pokok, kebutuhan mudik dan pasca mudik lebaran, rutinitas pembelian sandang hari raya, sering menjadi faktor penyebab pengeluaran yang semakin membengkak. Meskipun menjelang Hari Raya sering identik dengan THR, namun tak jarang THR masih belum dapat menutupi pengeluaran untuk menyambut hari raya. Solusi lain untuk menutupi pengeluaran menyambut hari raya adalah dengan mencari dana cepat.

Bagi kamu yang akan memilih solusi dana cepat, agar prosesnya lancar dan aman, ada beberapa kriteria yang harus kamu miliki agar pengajuan dana cepat bisa disetujui. Ingin tahu seperti apa, berikut selengkapnya.

  1. Kelengkapan dokumen persyaratan

Sebelum mengajukan pinjaman dana cepat, pastikan kamu sudah melengkapi dokumen persyaratan. Jika kamu belum tahu dokumen persyaratan apa yang diperlukan, alangkah lebih baik kamu survey terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi jika kamu belum memiliki atau masih perlu mengurusnya terlebih dahulu. Seperti NPWP, Kartu Keluarga, Foto diri, slip gaji, SPT tahunan PPH, dan rekening bank.

Jika dokumen persyaratan sudah lengkap, kamu tinggal menguploadnya dalam bentuk gambar atau dokumen digital seperti PDF melalui smarthphonemu. Apabila semua persyaratan sudah terpenuhi, kamu akan lebih cepat mendapat kabar mengenai disetujui atau tidaknya pinjaman dana cepat yang kamu ajukan. Tapi, kebalikannya, jika kelengkapan dokumen masih kurang, biasanya pihak pemberi pinjaman membutuhkan tambahan waktu untuk konfirmasi, dan kamupun akan diminta kembali melengkapi dokumen persyaratan

2. Angsuran 30 persen dari gaji

Nah, ini penting. Bank atau lembaga penyedia pinjaman biasanya menetapkan aturan angsuran harus 30 persen dari gaji. Hal ini dilakukan agar kedepannya kamu tidak kewalahan atau kesulitan membayar angsurannya. Enggak mau kan kamu mengambil alokasi dana lain seperti dana darurat untuk membayar angsuran? Jadi, sebelum mengajukan pinjaman, hitung baik-baik terlebih dahulu berapa batas maksimal angsuran yang sanggup kamu bayar.

Ingat ya, agar kamu tidak kesulitan dalam membayar tagihan, kamu harus mawas diri saat mengajukan pinjaman. Hitung baik-baik berapa besarnya gaji, pengeluaran pokok, tabungan, dan dana darurat setiap bulan ditambah dengan angsuran yang harus kamu bayar. Jangan sampai melebihi gaji.

3. Tidak memiliki catatan buruk dari Bank Indonesia

Ini kriteria yang tidak kalah penting wajib kamu miliki apabila kamu ingin mengajukan pinjaman dana cepat. Jika kamu memiliki catatan buruk seperti sering telat membayar cicilan atau bahkan ada cicilan yang tidak kamu selesaikan (macet), bisa dipastikan pengajuan pinjamanmu 90% akan ditolak.

Perlu kamu tahu, lembaga keuangan yang ada di Indonesia, termasuk fintech wajib saling bertukar informasi melalui SLIK OJK. Nah, dari sanalah riwayat atau history kredit kamu tercatat jika kamu pernah melakukan pinjaman sebelumnya. Jika catatan atau historynya buruk, lembaga keuangan tentu tak ingin kembali berurusan denganmu.

Jika kamu penasaran mengenai catatan atau history namamu mengenai urusan utang piutang, kamu bisa mengunjungi kantor OJK terdekat. Dan jika ternyata kamu masih memiliki kredit macet, lebih baik kamu tuntaskan terlebih dahulu.

4. Mudah dihubungi

Ingin mengajukan pinjaman dana cepat, pastikan kamu memenuhi criteria sebagai seseorang yang mudah dihubungi. Biasanya, setelah dokumen persyaratan masuk, lembaga pemberi pinjaman akan menelponmu untuk melakukan konfirmasi. Nah, karena itu, pastikan nomor yang kamu cantumkan di form aplikasi selalu aktif.

Apabila kamu mudah dihubungi, lembaga pemberi pinjaman akan menilai bahwa kamu memiliki sikap kooperatif sehingga bisa menjadi nilai plus untuk kelancaran pengajuan dana cepat kamu.

Nah, khusus untuk kamu yang sering gonta-ganti nomor, lebih baik kamu tinggalkan dulu kebiasaan buruknya ya.

5. Memiliki pendapatan pasti

Biasanya lembaga pemberi pinjaman memiliki kebijakan mengenai pendapatan pasti perbulan yang wajib dimiliki oleh orang yang ingin mengajukan pinjaman dana cepat. Nah, pendapatan perbulannya juga biasanya akan dijadikan acuan apakah kamu layak diberikan pinjaman atau tidak. Untuk jumlahnya, setiap daerah memiliki ketetapan berbeda, mengikuti UMR yang berlaku di wilayah tersebut.

Nah, jika semua kriteria dan persyaratan sudah terpenuhi, dapat dipastikan pengajuan pinjaman dana cepat kamu akan disetujui.

Berbicara mengenai dana cepat, kamu bisa mencobanya dengan mengajukan ke CekAJa.com. Selain prosesnya mudah dan cepat, di sana juga menawarkan berbagai pelayanan seperti kartu kredit, kredit tanpa agunan (KTA), asuransi, pinjaman untuk usaha kecil menengah, hingga investasi seperti reksa dana. Tak hanya itu, CekAja juga bekerja sama dengan banyak bank di Indonesia lho.

CekAja Dana Cepat

Jadi, jika kamu butuh dana cepat, kamu bisa langsung ke website CekAja.com ke link Https://www.cekaja.com/kredit/

Robit Mikrojul Huda

Belajar rajin nulis di Setara.net. Penikmat kopi hitam dan sedang belajar digital marketing.
Robit Mikrojul Huda