Di urutan paling buncit ada negara Indonesia yang hanya ada 166 gerai saja. Itupun telah berkurang sebanyak 30 gerai di awal tahun.

Setara.net – Pilihan tempat untuk menghabiskan waktu di Jakarta sangat banyak, bahkan sampai bingung saking banyaknya. Pagi-pagi sekali tempat nongkrong di Jakarta tersedia, agak siangan tambah banyak. Sore menjelang pulang jam kerja semakin bejubel. Malam haripun tak terhingga tempat nongkrong di Jakarta. Anda mau memilih tempat apapun hampir semuanya tersedia di Jakarta.

“Gua tunggu di Sevel jam 7 malam ya” ucap seorang teman beberapa tahun silam. 7-Eleven (Sevel) menjadi tempat nongkrong murah di Jakarta. Dengan bermodalkan sepuluh ribu rupiah saja, Anda bisa menghabiskan waktu berjam-jam di gerai ini. Ditambah lagi Anda juga mendapatkan akses bebas wifi. Hal ini yang banyak dimanfaatkan oleh para pengunjung.

Gerai 7-Eleven di Indonesia

Di penghujung tahun 2009, tepatnya bulan November gerai 7-Eleven hadir di Jakarta. Di bawah lisensi PT. Modern International Tbk, toko kelontong modern ini terus berkembang di Jakarta. Pada awal bukanya, tempat ini tak pernah sepi oleh pengunjung. Dari anak sekolah, mahasiswa, karyawan dan lainnya.

Tempat alternatif nongkrong pada saat itu adalah Sevel. Para anak sekolah yang mengerjakan tugas kelompok banyak kita temui di sudut-sudut Sevel. Tak hanya itu, mahasiswa-mahasiswa banyak juga yang tak masuk kampus dan nongkrong di Sevel. Begitupula para karyawan di Jakarta, tak sedikit yang menghabiskan jam kerjanya di Sevel.

Mengapa memilih 7-Eleven?

Dengan membawa beberapa lembar ribuan, Anda bisa nongkrong hingga bosan di Sevel. Betapa tidak, Anda membeli kopi satu gelas berukuran kecil yang harganya murah, Anda bisa nongkrong sampai “pantat tepos”. Selain harga murah, Anda dapat internetan sepuasnya tanpa ada yang melarang. Ingin streamingan sampai mata merah juga tak masalah.

Dengan dua poin di atas, maka pada awal kemunculan gerai ini langsung menjadi tempat nongkrong berbagai macam kalangan. Selain itu, banyak gerai 7-Eleven yang buka 24 jam nonstop. Ditambah lagi, saat itu penjualan bir masih diperbolehkan dijual di minimarket dan sejenisnya. Maka banyaklah yang kongkow-kongkow di tempat ini.

Lahir, Jaya dan akhirnya tumbang…

Tumbangnya tempat nongkrong yang murah ini dikarenakan banyaknya persaingan antar gerai yang sama bermuculan di Jakarta. Tak tanggung-tanggung, ada Circle-K, Family Mart, Indomaret Point dan lain sebagainya. Belum lagi larangan menjual minuman beralkohol terutama bir di minimarket membuat PT. Modern International Tbk, kelimpungan dan berkurang drastis pendapatannya.

Sebelas hari lalu, tepatnya 1 Maret 2017 PT. Modern International telah mengumumkan menutup 30 gerai di Jakarta sejak awal tahun ini. Belum lagi pada tahun-tahun sebelumnya yang sudah tumbang duluan di berbagai gerai di Jakarta.

Pada September tahun lalu jumlah gerai 7-11 di Indonesia sebanyak 166 gerai. Jika di awal tahun ini sudah menutup 30 gerai, maka artinya tinggal 133an gerai sevel yang ada di Indonesia. Dengan terus berkurangnya, maka hingga akhir tahun nanti sisa gerai yang ada di Indonesia kemungkinan tak akan lebih berjumlah seratus gerai.

7-Eleven di Asia

Pada awal tahun 2017, menurut data Seven & i Holdings, jumlah gerai 7-Eleven per November 2016 mencapai 60.815 gerai. Jumlah ini tersebar di seluruh dunia. gerai terbanyak di Asia terdapat di negara Jepang dengan jumlah 9,2 ribu gerai. Disusul oleh negara Thailand dengan jumlah 9,4 ribu gerai. Negara Korea Selatan sampai dengan november 2016, terdapat jumlah gerai 7-Eleven sebanyak 8,4 ribu. Lalu ada Taiwan dengan jumlah gerai sebanyak 5,1 ribu.

Di Tiongkok jumlah Sevel disana sebanyak 2,3 ribu gerai. Negara tetangga, Malaysia juga terdapat gerai yang lumayan banyak dan jauh sekali dibandingkan dengan Indonesia, Malaysia terdapat gerai 2,1 ribu. Lalu ada negara Filipina dengan jumlah 1,8 ribu. Kemudian Singapura, negeri kecil ini gerai sevel sebanyak 431 tempat. Di urutan paling buncit ada negara Indonesia yang hanya ada 166 gerai saja. Itupun telah berkurang sebanyak 30 gerai di awal tahun.

Jumlah gerai  7-ELEVEN di Asia
Jumlah gerai 7-ELEVEN di Asia

Dengan keadaan yang tidak memungkinkan, gerai-gerai 7-Eleven satu per satu tutup untuk selamanya. Rugi? jelas. Namun yang pasti penutupan gerai Sevel di Jakarta akan menjadi cerita pahit PT. Modern International Tbk.

Dengan berat hati, pelanggan Sevel seperti kita sulit mencari lagi tempat nongkrong yang murah seperti 3-4 tahun silam. Cerita nongkrong di Sevel sudah menjadi catatan sejarah di beberapa tahun ke depan. Bahwa, dulu ada tempat nongkrong yang murah meriah dan mendapat fasilitas wifi gratis.

Robit Mikrojul Huda