Selama ini Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki rapor buruk berkaitan dengan penyelesaian masalah kesehatan, sistem pangan, dan lingkungan hidup. Tingginya angka masyarakat yang mengalami gizi buruk berbanding terbalik dengan potensi sumber pangan di Indonesia yang berlimpah. Hal ini sangat disayangkan mengingat ada banyak sekali tanaman pangan Indonesia yang bermanfaat bagi kesehatan dan pemenuhan gizi. Untuk itulah Indonesia berperan aktif dalam sukseskan Forum Pangan Asia Pasifik yang akan diselenggarakan di Shangri-La Hotel, Jakarta, pada 30-31 Oktober 2017 nanti.

Press Conference Forum Pangan Asia Pasifik

Dalam Press Conference berkaitan dengan penyelenggaraan Asia Pasifik Food Forum (APFF), Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI mengundang media dan blogger pada 26 Oktober 2017, bertempat di Ruang Kaca Lt.2 Gedung Dr. Adhyatma, Kuningan, Jakarta. Dalam acara ini hadir beberapa pembicara, di antaranya Staf Khusus Menteri Bidang Peningkatan Kemitraan dan Pelayanan Kesehatan Primer Kementerian Kesehatan Diah Satyani Saminarsih M.S.c, Founder dan CEO Javara Ibu Helianti Hilman, dan ada beberapa tokoh yang memiliki peranan penting dalam penyelenggaraan acara ini, termasuk awak media dan blogger.

Sekilas Tentang Forum Pangan Asia Pasifik

Forum Pangan Asia Pasifik atau Asia Pasific Food Forum (APFF) adalah forum internasional yang mempertemukan semua stakeholders di bidang kesehatan, lingkungan hidup, dan sistem pangan seperti pemerintah, akademisi/ilmuwan, NGOs, politisi, pelaku bisnis, yang berasal dari berbagai negara. Tema yang diangkat mengenai transformasi sistem pangan global untuk memberi makan sembilan miliar penduduk bumi secara sehat dan ramah lingkungan hingga tahun 2050.

Bentuk kegiatan dalam Asia Pasific Food Forum terdiri dari pidato kunci, EAT Talks, diskusi panel, Competence Forum, dan lokakarya. Melalui forum ini diharapkan para pemangku kepentingan dari sektor pemerintah, industri, dan swasta bersinergi mempercepat aksi, mendukung kolaborasi ilmiah, memfasilitasi persebaran informasi terkait praktik baik yang telah dilaksanakan, serta merancang solusi untuk mengatasi tantangan terkait sistem pangan di kawasan regional.

Tujuan Terselenggaranya Forum Pangan Asia Pasifik

Selama ini, Pemerintah Indonesia terus melakukan perbaikan dan mencari solusi untuk mengatasi masalah kekurangan nutrisi, seperti gizi buruk dan stunting (anak pendek) yang melanda kebanyakan anak Indonesia. Padahal anak-anak ini menjadi generasi penerus bangsa. Jika tidak dilakukan perbaikan dan ditangani serius, bisa dipastikan di masa depan nanti kualitas masyarakat Indonesia akan kalah jauh dibandingkan dengan negara-negara lain. Namun dari data yang didapatkan selama periode 2014-2016, Pemerintah Indonesia telah melakukan perbaikan di sana sini berkaitan dengan menuntaskan masalah gizi buruk. Hal ini terlihat telah terjadi penurunan angka anak yang mengalami gizi buruk dari awalnya 37,2 persen, sekarang menjadi 27,5 persen. Keberhasilan ini tentu ditunjang dengan pembangunan dalam sektor pertanian dan inovasi pengolahan bahan makanan. Dan keberhasilan ini pula yang mendorong Indonesia menjadi pelopor terselenggaranya Forum Pangan Asia Pasifik.

Dengan kata lain, penyelenggaraan Forum Pangan Asia Pasifik bertujuan:

  1. Menunjukkan hasil kerja yang telah dilakukan Pemerintah Indonesia dalam mengatasi masalah kesehatan dan pengadaan serta inovasi di bidang pangan, terutama berkaitan dengan 3 tahun masa pemerintahan Presiden Jokowi.
  2. Mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memecahkan masalah pangan dan nutrisi.
  3. Memicu potensi ekonomi yang bisa direalisasikan, misalnya mengundang investor untuk berinvestasi di Indonesia dalam bidang pangan.