Di zaman sekarang, siapa sih yang tidak kenal dengan internet? Hampir semua orang tahu dan telah menggunakan internet. Perkembangan dan pertumbuhan pengguna internet di Indonesia adalah salah satu pertumbuhan yang paling tinggi di dunia.

Menurut data Kepios, pada September 2017 pengguna internet di Indonesia mencapai 133 juta. Artinya dengan populasi di Indonesia sebesar 264 juta jiwa, setengah pendudunya adalah pengguna internet. Dengan demikian, potensi atau bisnis digital adalah salah satu potensi terbesar untuk saat ini dan masa depan.

Maka bukan hal yang aneh jika beberapa tahun terakhir perusahaan-perusahaan yang berbasis online bermunculan dan menyedot perhatian masyarakat. Contoh yang paling hangat sampai sekarang adalah Traveloka, Tokopedia, Bukalapak dan Go-Jek. Nama terakhir adalah startup pertama dari Indonesia yang menjadi Unicorn. Unicorn adalah sebutan untuk startup dengan nilai valuasi sebesar 1 Miliar USD.

Kondisi seperti ini membuat atau menginspirasi generasi milenial yang berlomba untuk mendirikan atau membangun startup. Tujuannya adalah agar bisa seperti startup-startup yang telah disebut di atas. Paling tidak, generasi milenial memiliki sebuah alternatif baru, yang tidak melulu setelah lulus sekolah langsung bekerja di perusahaan yang bonafit.

Pengguna Media Sosial di Indonesia
Media sosial di Indonesia saat ini sudah menjadi tolok ukur tren di masyarakat. Jika kalian ingin mengetahui kondisi atau tren apa yang sedang hits, media sosial adalah tempat yang cocok untuk diintip. Kekuatan media sosial beberapa tahun terakhir membuktikkan bahwa media sosial bukan tempat “sampah” saja dan bukan sebagai angin lalu.

Populasi dan Potensi Ekonomi Digital Indonesia
Populasi dan Potensi Ekonomi Digital Indonesia

Mudahnya mendapatkan informasi dari media sosial mengakibatkan orang-orang yang tidak bertanggung jawab melakukan atau membuat berita palsu. Yang memprihatinkan lagi adalah, berita palsu tersebut memang sengaja dibuat dan digoreng sedemikian rupa.

Data yang dirilis oleh Kepios pada bulan September lalu menunjukkan bahwa pengguna media sosial aktif di Indonesia mencapai angka 115 juta atau sekitar 44 persen dari populasi. Dan dari angka tersebut sebanyak 106 juta yang menggunakan media sosial melalui telepon seluler.

Melihat tren Startup di Indonesia
Jika kita menilik data dari Dailysocial bahwa tren startup beberapa tahun terakhir di Indonesia didominasi oleh startup fintech, angka ini mencapai 60 persen. Sedangkan startup yang memiliki konsep Ecommerce hanya 10 persen saja. Memang, Fintech (Financial Technology) sangat menggiurkan dan peluangnya masih terbuka lebar. Itu sebabnya banyak startup yang lahir dengan konsep demikian. Namun, bukan berarti di luar fintech tidak akan berkembang dan tidak memiliki growth yang bagus. Startup ecommerce masih bagus, demikian juga dengan lainnya, pada dasarnya, mendirikan startup adalah memberi solusi.

Tren Startup di Indonesia
Tren Startup di Indonesia

Lantas, bagaimana Indonesia ke depannya?
Sebenarnya langkah bahwa generasi milenial terjun ke dunia startup itu merupakan langkah yang bagus. Karena, di Indonesia sendiri hingga sekarang, persentase pengusaha di negara ini sudah tertinggal jauh dengan negara-negara di Asia. Tinggak Asia Tenggara saja Indonesia sudah tertinggal.

Dengan bimbingan dan persiapan yang matang, serta memiliki skill yang andal, kita yakin, Indonesia di masa depan akan menjadi raksasa digital di Asia. Peluangnya sangat besar dan belum terlambat.

Laporan Khusus:

Robit Mikrojul Huda

Robit Mikrojul Huda

Belajar rajin nulis di Setara.net. Penikmat kopi hitam dan sedang belajar digital marketing.
Robit Mikrojul Huda

Latest posts by Robit Mikrojul Huda (see all)

SHARE