Startup-startup di Indonesia tidak bisa dipandang sebelah mata lagi. Dua hingga tiga tahun ke depan, sangat dimungkinkan perusahaan terbaik di Indonesia akan diisi oleh startup baru.

Setara.net – Mencari pekerjaan di Indonesia bisa dikatakan gampang-gampang susah. Dengan jumlah yang sangat timpang antara pencari kerja yang lebih banyak dibandingkan dengan penyedia kerja (perusahaan) membuat setiap lowongan pekerjaan langsung dilahap habis oleh para pencari kerja.

Maka wajar saja jika situs penyedia kerja seperti Jobstreet, Qarir, dan lain sebagainya laris-manis dikunjungi oleh masyarakat Indonesia khsusunya mereka yang ingin mencari kerja. Kendati demikian, mencari kerja serta proses penerimaan karyawan itu juga dibilang agak lama dan prosesnya bisa memakan waktu lebih dari sebulan.

Para pencari kerja

Jika kita lihat salah satu contoh website katakanlah, Jobstreet Indonesia, maka kurang dari satu jam akan selalu memperbarui lowongan kerja. Perusahaan apa saja hampir semuanya tersedia, tentunya dari berbagai sektor usaha. Para pencari kerja bisa menghabiskan waktu beberapa menit untuk mencari lowongan kerja yang tepat di situs tersebut.

Terkadang mereka bisa melamar dalam beberapa menit saja di puluhan perusahaan yang sedang menerima karyawan baru. Tak sampai disitu, ketika ada lowongan kerja baru di-posting oleh Jobstreet, tak akan memakan waktu lama pasti dilihat oleh ratusan hingga ribuan orang. Yang melamar satu pekerjaan tentunya ratusan juga.

Perusahaan terbaik dengan wawancara paling sulit

Menurut survei yang dilakukan oleh Jobplanet Indonesia (platform komunitas online untuk berbagi informasi seputar dunia kerja dan perusahaan) pada periode 1 Januari – 31 Desember 2016, terdapat 10 perusahaan terbaik di Indonesia dan untuk melamar serta proses wawancaranya paling sulit. Di perusahaan korporasi terdapat Bank Indonesia dan PT. HM Sampoerna Tbk, yang mendapatkan nilai (3,46). Kemudian PT. Chevron Pacific Indonesia yang memperoleh angka (3,42), PT. Pamapersada Nusantara (3,27) dan PT. Astra International Tbk, yang mendapatkan angka (3,22).

Di sisi startup nama Traveloka (PT. Traveloka Indonesia) memperoleh angka yang sangat tinggi yaitu (3,71) dan PT. Global Digital Niaga atau Blibli.com mendapatkan angka (3,22).

Perolehan angka tersebut dihitung dari nilai 1 sampai 5. Dimana angka 1 mewakili sangat mudah, dan angka 5 adalah mewakili sangat sulit. Survei yang dilakukan oleh Jobplanet ini melibatkan sebanyak 1.090 responden. Dimana untuk rata-rata perusahaan terbaik dan dengan wawancara paling sulit di atas 2,73.

Perusahaan Terbaik dengan Wawancara Paling Sulit di Indonesia
Perusahaan Terbaik dengan Wawancara Paling Sulit di Indonesia | Setara.net

Startup menjadi incaran para milenial

Dengan data yang dirilis oleh Jobplanet tersebut, ternyata beberapa startup masuk dalam perusahaan terbaik di Indonesia dan untuk bisa menjadi karyawannya juga dibutuhkan skill di atas rata-rata. Hal ini membuat Traveloka dan Blibli.com menjadi banyak incaran para pencari kerja di Indonesia khsususnya mereka para generasi milenial.

Dengan demikian, startup-startup di Indonesia tidak bisa dipandang sebelah mata lagi. Dua hingga tiga tahun ke depan, sangat dimungkinkan perusahaan terbaik di Indonesia akan diisi oleh startup baru. Tidak lagi korporasi besar yang sudah berdiri bertahun-tahun lamanya.

Dunia sudah berubah

Lagi-lagi, ini adalah berkat adanya perkembangan teknologi yang melaju dengan cepat. Perusahaan mau tak mau harus berinovasi secepatnya jika tidak ingin menutup perusahaannya secara perlahan. Inovasi dan melibatkan teknologi serta merekrut anak-anak muda adalah jawaban masa depan untuk mempertahankan agar perusahaan tetap kokoh berdiri.

Laporan Khusus:

Robit Mikrojul Huda

Belajar rajin nulis di Setara.net. Penikmat kopi hitam dan sedang belajar digital marketing.

Latest posts by Robit Mikrojul Huda (see all)

SHARE