Setara.net РBelakangan ini banyak pemerintah yang mulai melirik kinerja blogger untuk mengembangkan potensi destinasi wisata di daerahnya. Kombinasi antara jejaring internet dan ditambah keaktifan di dunia maya menjadikan blogger sebagai garda terdepan untuk mengenalkan wisata daerah hingga ke manca negara.

Sebagaimana yang dilansir di Media Indonesia, Kementrian Pariwisata menggandeng blogger untuk mempromosikan pariwisata Indonesia. Buktinya, kementerian di bawah komando Arief Yahya itu mengadakan workshop bersama dengan para blogger di salah satu Hotel Puri Avia Bogor, 14 Maret hingga 16 Maret 2016.

Hal ini menunjukkan potensi blogger sebagai agent promosi memang dapat dihandalkan. Ditambah lagi dengan semakin majunya teknologi informasi dan komunikasi, tentunya akan menambah daya efektifitas promosi wisata kebudayaan yang dimiliki masing-masing daerah di Indonesia.

Seperti halnya Jogja. Jogja sebagai daerah yang kaya akan wisata dan kuliner memiliki sejumlah media dan sekumpulan blogger untuk terus mengembangkan dan mengenalkan daerahnya ke penjuru nusantara pun manca negara.

Bukan hanya sektor wisata yang dijadikan objek promosi, akan tetapi seluruh sektor daerah seperti UMKM, kuliner, kesenian daerah, kebudayaan, prestasi daerah dan juga pernak pernik daerah lainnya juga turut dikampanyekan melalui artikel-artikel kecilnya.

Tujuannya tidak lain adalah meningkatkan pendapatan daerah melalui usaha yang ada di dalamnya sekaligus potensi wisata alam dan budayanya. Keuntungan lainnya adalah pemerintah mampu menunjukkan kemajuan index perkembangan dan pembangunan daerah yang berada dibawah kepemimpinannya.

Tak sedikit pula kita jumpai para pelaku UMKM atau kuliner pendapatannya naik berkali-kali lipat setelah dipromosikan para blogger, bahkan ada juga yang sampai harus ekspor ke luar daerah dan luar negeri. Tak heran jika saat ini blogger lokal daerah banyak digandrungi oleh traveller.

Sebut saja seperti Kanal Jogja, Yogyes, Orang Kediri atau beberapa website lainnya, mereka semua adalah blogger yang mengangkat daerahnya sebagai objek ulasan.

Dari segi keuntungan pun juga banyak, selain tidak akan kehabisan objek ulasan, blogger lokal daerah juga berpotensi didukung oleh pemerintah setempat karena sudah memberikan sumbangsih kepada daerah.

Bukan hanya itu, blogger yang mengambil niche (tema) lokal daerah juga sangat berpotensi membuka space iklan bagi para pelaku UMKM di daerah setempat. Terlebih jika statistik pengunjung di websitenya bisa dibilang stabil dan terus meningkat. Sudah bukan mustahil lagi website tersebut akan dijadikan rebutan untuk ajang promosi atau iklan berbayar.

Di tambah lagi saat ini blogger tak hanya berdiri sendiri, sudah ada komunitas-komunitas blogger yang mengatasnamakan daerah, seperti komunitas blogger Jakarta, komunitas blogger Bandung dan komunitas-komunitas yang lain.

Keberadaan komunitas blogger yang mengatasnamakan daerah tentu akan menambah daya promosi semakin kuat. Selain lebih efektif dan lebih cepat, adanya komunitas juga menambah daya tarik tersendiri bagi daerah tersebut.

So, kolaborasi antara blogger dengan pemerintah sudah seharusnya dijalin oleh daerah-daerah lain, bukan hanya Jogja, Kediri atau pun Surabaya, namun daerah-daerah lain juga harus mengikuti jejaknya untuk terus mengembangkan dan mengenalkan daerahnya ke penjuru Nusantara maupun manca negara.

Mas Halfi

Hanya seorang blogger yang terkagum-kagum dengan hermeneutika.

Latest posts by Mas Halfi (see all)

SHARE