Motor sport itu lebih gagah, lebih nyaman ketika dikendarai, kecepatannya bisa mengalahkan motor matic atau alasan-alasan lainnya.

Setara.net – Bagi kalian pendengar dua rapper bernama  NDX A.K.A, maka pasti tahu mengenai salah satu lagunya yang berjudul “Kimcil Kepolen”. Lagu tersebut menceritakan tentang seorang cewek matre yang di mana jika pasangannya tidak memiliki motor Kawasaki Ninja, maka dia tidak akan mencintainya. Ataupun jika pasangannya tidak memiliki motor Satria FU maka dia tidak akan bilang I Love U. “kalau gak Ninja, gak boleh dicinta”.

Fenomena di atas memang banyak terjadi di kalangan anak muda sekarang, apalagi di daerah-daerah. Muka ganteng itu belakangan, yang utama adalah motornya. Sebelum ngehits dengan Kawasaki Ninja, dulu di kalangan anak muda terkenal dengan sepeda motor Suzuki Satria FU.

Hal ini seperti pada zaman saya ketika di sekolah menengah atas, bahwa motor adalah nomor satu. Meskipun wajahnya pas-pasan, asal membawa motor yang keren, maka cewek-cewek bisa nempel.

Motor Sport Terpopuler

Di media sosial ternyata perdebatan atau fenomena motor sport juga masih banyak dibicarakan oleh netizen, khususnya di Twitter. Bahkan, salah satu perusahaan di Jakarta bernama GDILab.com telah mengamati atau tepatnya meriset mengenai motor sport di Twitter, khususnya di Indonesia pada periode 10 – 16 Juli 2017.

Ternyata motor sport yang paling banyak dibicarakan oleh netizen adalah Yamaha Vixion. Motor pabrikan dari Yamaha ini mengantongi sebanyak 128 postingan di Twitter dari 99 kontributor. Selanjutnya di posisi kedua terdapat Kawasaki Ninja, soal postingan Ninja kalah jauh dengan Vixion yang hanya ada di angka 37 postingan dengan 27 kontributor. Di posisi ke tiga datang dari pabrikan Honda, yaitu CBR, ia mendapatkan postingan di twitter sebanyak 33 post dengan jumlah 27 kontributor, beda tipis dengan Ninja. Selanjutnya ada Honda Mega Pro, mungkin merk ini sudah banyak ditinggalkan oleh konsumen di Indonesia. Akan tetapi di twitter masih ada yang memperbincangkan motor jenis ini dengan 19 postingan dari 13 kontibutor. Yang terakhir, di posisi ke lima ada Honda Tiger, yang mendapatkan 17 postingan dari 12 kontributor.

Motor Sport Terpopuler di Twitter
Motor Sport Terpopuler di Twitter – GDILab.com

Mengapa Motor Sport laku?

Hal ini seperti sudah disinggung di atas bahwa selain untuk ajang keren-kerenan, motor sport juga bisa untuk menggaet gebetan. Lebih dari itu banyak alasan ketika akan membeli motor sport, misalnya lebih gagah, lebih nyaman ketika dikendarai, kecepatannya bisa mengalahkan motor matic atau alasan-alasan lainnya. Apalagi diperkuat dengan lagu NDX A.K.A. Tambah laku saja itu motor sport, khususnya Kawasaki Ninja.

Harga Motor Sport

Tentu saja motor sport soal harga lebih mahal dibandingkan dengan motor-motor yang ada di pasaran, misalnya dibandingkan dengan motor bebek atau matic sekalipun. Untuk harga Kawasaki Ninja 250R saat ini dibanderol dengan harga sekitar Rp 54.900.000,-. Jika dibelikan motor matic bisa membawa pulang tiga hingga empat motor.

Yamaha sendiri dengan mengeluarkan All New Vixion untuk membawa pulang motor ini kita harus merogoh kocek sebesar dua puluh enam juta. Memang masih jauh dengan Kawasaki Ninja 250R, persaingan All New Vixion masih bertarung dengan Kawasaki Ninja yang jenis Ninja RR dengan harga di kisaran tiga puluh enam jutaan.

Lain lagi dari Honda, dengan mereknya Honda All New CBR 150R dengan harga di pasaran sekitar tiga puluh tiga juta rupiah. Persaingan antara All New Vixion dengan All New CBR 150R di pasaran ini sangat ketat. Keduanya terus berkejaran untuk menjual unit terbanyak.

Tren Motor Sport

Rasanya untuk motor sport di tahun mendatang masih menjadi salah satu andalan para pabrikan motor di Indonesia. Misalnya pada tahun 2016 lalu, Yamaha Vixion membukukan penjualan 153.128 unit sepanjang tahun 2016 dan Honda CB 150R menorehkan angka 152.263 unit.

Laporan Khusus:

Robit Mikrojul Huda

Robit Mikrojul Huda

Belajar rajin nulis di Setara.net. Penikmat kopi hitam dan sedang belajar digital marketing.
Robit Mikrojul Huda

Latest posts by Robit Mikrojul Huda (see all)

SHARE