Menurut data dari Asosiasi Eksportir Kopi di Indonesia (AEKI), bahwa Indonesia berada di tingkat konsumsi sebesar 4-5 juta karung per tahun atau sekitar 300.000 ton.

Setara.net – Kopi adalah salah satu minuman yang paling nikmat di dunia. Bagi masyarakat kelas menengah di kota besar, menikmati kopi di kafe sudah menjadi gaya hidup. Ngopi di kafe merupakan hal yang kerap dilakukan, ia tak mengenal waktu. Menghabiskan waktu dengan berbincang-bincang dengan teman sambil minum kopi. Minum kopi serta sesekali menghisap rokok di kedai adalah hal yang sering kita temui di Jakarta dan kota-kota lainnya.

Gaya hidup di perkotaan memang sangat berbeda dengan gaya hidup di desa. Hal ini membuat biaya hidup di kota semakin membumbung tinggi. Gaya hidup, gengsi, harga kebutuhan pokok mahal adalah beberapa faktor yang membuat pendapatan bulanan seseorang yang tinggal di kota mudah habis.

Apalagi jika akhir pekan tiba, maka hampir semua kedai-kedai kopi di Jakarta penuh. Dari kalangan remaja belasan tahun, hingga yang beruban banyak kita temui di kedai. Belakangan ini kedai di Jakarta terus bermunculan, mereka terus bertarung dengan kedai kopi yang sudah ada dan besar. Belum lagi mereka melawan toko kopi yang sudah memiliki cabang dimana-mana. Misalnya Starbucks, Coffee Bean, Coffee Toffee dan lain sebagainya.

Coffee Shop Terpopuler di Twitter

Melihat tren ini pada pertengahan bulan februari 2017 lalu, tepatnya tanggal 17 hingga 23 februari, startup GDILab.com menganalisa netizen Indonesia khususnya pengguna twitter mengenai perbincangan coffeeshop yang sering dibicarakan.

Hasilnya adalah Starbuks menempati toko kopi yang paling banyak dibicarakan di media sosial twitter. Starbucks mendapatkan jumlah postingan sebanyak 841 post, dengan total jagkauan 67.697.247. Selanjutnya toko kopi yang paling banyak dibacarakan adalah Maxx Coffee. Kedai ini dalam sepekan di pertengahan februari lalu telah dibicarakan sebanyak 318 postingan. Melihat data ini, hampir tiga kali lipat jumlahnya dengan Starbucks.

Kemudian ada kedai kopi Coffee Toffee yang memperoleh percakapan sebanyak 79 postingan. Lalu ada Excelso yang mendapatkan 53 postingan dan terakhir ada kedai kopi Coffee Bean & Tea Leaf yang hanya dibicarakan 47 postingan saja.

Coffee Sho Terpopuler di Twitter
Coffee Sho Terpopuler di Twitter | Setara.net

Kedai Kopi yang terus bermunculan

Tentunya bagi yang suka ngopi di kafe atau kedai, pastinya memiliki tempat favorit. Setidaknya tempat tersebut yang mereka sering kunjungi saat ingin ngopi di kafe. Walaupun kedai-kedai paling populer di twitter adalah kedai yang sudah besar dan memiliki cabang dimana-mana. Namun kedai kecil di sudut-sudut kota yang kadang hanya bisa menampung tak lebih dari 10 orang terus bermunculan.

Gaya hidup kelas menengah dan kegemaran masyarakat Indonesia yang minum kopi membuat hal ini tak akan mati. Banyak kedai favorit anak-anak muda malah pada kedai selain brand-brand coffee shop terpopuler di twitter. Bahkan seperti di Jakarta, makin banyaknya kedai kopi yang buka selama 24 jam nonstop.

Konsumsi Kopi di Indonesia

Menurut data dari Asosiasi Eksportir Kopi di Indonesia (AEKI), bahwa Indonesia berada di tingkat konsumsi sebesar 4-5 juta karung per tahun atau sekitar 300.000 ton. Masyarakat di Indonesia masih tertinggal jauh dengan negara Samurai, Jepang dengan tingkat konsumsi kopi 7,5 karung per tahun. Dan Jepang hanya berpopulasi sekitar 126 juta jiwa saja.

Namun konsumsi kopi di Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat. Hal ini dikemukakan oleh wakil ketua AEKI, Moelyono Soesilo. Konsumsi Kopi di Indonesia akan meningkat sekitar 15 hingga 20 persen pada tahun 2020 mendatang.

Melihat tren yang semakin bagus ini, bukan hal yang mengejutkan jika kedai-kedai kopi di Indonesia terus bermunculan. Baik yang harganya di bawah sepuluh ribu dan bahkan puluhan ribu rupiah.

Laporan Khusus:

Robit Mikrojul Huda

Belajar rajin nulis di Setara.net. Penikmat kopi hitam dan sedang belajar digital marketing.
SHARE