Dengan harga tanah di Jakarta yang sangat mahal, membuat para perantau susah memiliki rumah di Jakarta. Alih-alih untuk membelinya. Biaya sewa saja perbulannya saat ini harganya begitu mahal

Setara.net – DKI Jakarta merupakan ibukota negara Indonesia yang mana menjadi pusat perhatian setiap warga lokal maupun manca negara. Tidak heran jika banyak perantau dari luar daerah yang berbondong-bondong untuk menjajaki kota Jakarta sebagai kota rantauannya. Karena memang kota Jakarta menjanjikan dari segi jenjang karir bagi mereka yang benar-benar serius ingin merintis karir, baik itu pada perusahaan, pemerintahan, bidang entertainment, bisnis, dan lain sebagainya.

Melihat banyaknya peluang di kota Jakarta tentu membuat siapa saja untuk mempunyai tanah sebagai saham pendapatan mereka ataupun untuk mereka tinggali. Dan mungkin juga dijadikan sebagai investasi, karena pastinya harga jual tanah dari tahun ke tahunnya mengalami kenaikan harga.

Lalu bagaimana dengan harga jual tanah perumahan di wilayah DKI Jakarta?

Dilihat dari segi keramaian serta lokasi yang begitu strategis dikelilingi oleh gedung-gedung perusahaan, supermarket, tempat hiburan, stasiun, pintu tol, dll. Membuat harga jual tanah di wilayah Jakarta menjadi sangat mahal bahkan hanya untuk sepetaknya. Ditambah lagi peminatnya yang begitu banyak dari berbagai penjuru wilayah.

Berikut merupakan rata-rata harga tanah perumahan di wilayah DKI Jakarta

Menurut survey yang dilakukan oleh Indonesia Property Watch (IPW) pada tahun 2017, untuk wilayah Jakarta Timur harga jual tanah perumahannya berada pada posisi paling rendah yaitu hanya 7,9 Juta per m2. Hal ini disebabkan karena minimnya jaringan infrastuktur di wilayah ini.

Lalu di atasnya ada Jakarta Barat dengan harga jual tanah 13,2 Juta per m2. Perbedaan harganya cukup jauh dengan Jakarta Timur karena wilayah ini sudah terbilang banyak ditemui tempat hiburan dan fasilitas lainnya.

Naik ke harga lebih mahal terdapat Jakarta Utara. Wilayah ini per m2 harga tanah perumahannya mencapai  17,1 juta. Harga yang melambung tinggi karena Jakarta Utara menjadi salah satu primadona area properti dengan banyaknya kawasan elite di wilayah ini.

Selanjutnya yang lebih tinggi harga jual tanahnya berada di Jakarta Selatan yakni 17,9 juta per m2. Jika dibandingkan dengan wilayah Jakarta Utara hanya selisih 800 ribu saja. Hal ini dikarenakan Jakarta Selatan menjadi primadona dengan wilayahnya yang strategis. Perumahan kelas menengah dan atas banyak kita temui di selatan Jakarta. Belum lagi tempat hiburan dan menjamurnya tempat makan kelas atas yang ada di wilayah ini.

Harga tanah perumahan di Jakarta
Harga tanah perumahan di Jakarta

Lantas harga jual tanah tertinggi berada di wilayah Jakarta Pusat. Dalam satu meter persegi di wilayah Jakarta Pusat, harga tanah perumahannya mencapai angka 18,7 juta rupiah. Sungguh harga yang sangat tinggi bukan? Ya, karena Jakarta Pusat merupakan wilayah yang begitu strategis. Selain strategis, wilayah ini adalah pusat pemerintahan negeri ini. Deretan kementerian terdapat di Jakarta Pusat. Belum lagi gedung-gedung pencakar langit juga banyak kita jumpai di wilayah ini.

Dengan harga tanah di Jakarta yang sangat mahal, membuat para perantau susah memiliki rumah di Jakarta. Alih-alih untuk membelinya. Biaya sewa saja perbulannya saat ini harganya begitu mahal. Jika kita hitung-hitung, dengan upah minimum regional Jakarta yang hanya 3,4 juta, maka untuk membeli tanah satu meter persegi di Jakarta pusat kita perlu menabung selama hampir setengah tahun.

Semoga artikel di atas dapat membantu bagi kalian yang ingin membeli tanah perumahan di wilayah DKI Jakarta, karena tentunya sebelum membeli sesuatu kita perlu mengetahui pasaran harganya bukan? Atau malah ingin membeli rumah di luar Jakarta?

Laporan Khusus:

Rodhiyatum Mardhiyah

Rodhiyatum Mardhiyah

Hanya seorang pembelajar kehidupan yang ingin tetap hidup dengan menulis
Rodhiyatum Mardhiyah

Latest posts by Rodhiyatum Mardhiyah (see all)

SHARE