Setara.net“Apa jadinya jika setiap Rukun Warga (RW) di Jakarta mendapatkan bantuan dana sebanyak 1 Miliar Rupiah. Mungkin pak RW di Jakarta akan kebingungan mengelola uang sebesar itu atau entahlah” Begitulah ucapan seorang teman ketika mengetahui program yang diusung pasangan calon gubernur DKI Jakarta Nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono dengan Sylviana Murni.

Menilik data dari Dinas Kependudukan DKI Jakarta, Jumlah RW di Jakarta pada tahun 2013 sebanyak 2.722. Jumlah RW tersebut tersebar di seluruh DKI Jakarta, Dari Pusat, Selatan, Utara, Barat, Timur dan Kepulauan Seribu.

Jumlah RW di Jakarta

Nah dari 6 wilayah di Jakarta, ternyata jika Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi gubernur, maka Jakarta Timur akan mendapatkan kuncuran dana terbanyak dibandingkan wilayah lain.

Di Jakarta Timur, Jumlah RW sebanyak 703. Artinya setiap tahun, Di Jakarta Timur mengalir uang sebanyak 703 miliar. Hal ini membuat Jakarta Timur menjadi wilayah yang gemuk.

Setelah Timur, ternyata Jakarta Barat menyusul dengan jumlah sebanyak 581 RW. Hal ini beda tipis dengan wilayah Jakarta Selatan yang beda 3 RW saja, yaitu 578. Kemudian disusul oleh Jakarta Utara dengan jumlah 443 RW. Selanjutnya adalah Jakarta Pusat dengan banyaknya RW di wilayah ini sebanyak 393. Dan yang paling buncit adalah Kepulauan Seribu, wilayah ini hanya memiliki RW sebanyak 24 saja.

Jumlah RW di Jakarta (2013) setara.net
Jumlah RW di DKI Jakarta. Infografis oleh tim setara.net

Dengan melihat jumlah data di atas, maka Kepulauan Seribu akan mendapatkan kucuran dana setiap tahunnya paling sedikit, hanya 24 miliar.

Jadi total yang digelontorkan oleh AHY dan mpok Sylvi dalam setiap tahunnya untuk RW saja adalah sebanyak 2,7 triliun. Program ini menuai banyak kritik dan menjadi kontroversi.

Seperti dikutip dari Katadata, “Program ini sulit direalisasikan karena akan membebani APBD dan sangat rawan diselewengkan. Sebagian pengurus RW dan RT yang menerima dana tersebut juga takut akan tersangkut kasus korupsi jika tidak dapat mempertanggung jawabkan uang dari para pembayar pajak”

Jika kita pecah lagi ke skala yang lebih kecil di DKI Jakarta, jumlah Rukun Tetangga (RT) di DKI sebanyak 30.501. Maka setiap RT di Jakarta setiap tahun mendapatkan kucuran dana sebanyak 89,24 juta. Begitu banyak dan menggiurkan bukan?

Entahlah, program ini akan terealisasi atau tidak jika pasangan Agus Harimurti Yudhoyono – Sylviana Murni ini menjadi pemimpin DKI Jakarta periode 2017-2022 mendatang.

Pemungutan suara tinggal 4 hari lagi, masa kampanye tinggal hari ini saja. Besok, 12 -14 Februari adalah hari tenang, sebelum hari Rabu (15 februari) dilangsungkan pencoblosan.

Warga DKI Jakarta saya kira sudah tahu mana pilihannya, apakah AHY, Ahok ataukah Anies. Menarik untuk disimak.

Laporan Khusus :

  1. Perlunya Kesadaran Warga Akan Pilkada
  2. Hati-hati Dengan Kampanye Hitam
  3. Melihat Data Pemilih Tetap DKI Jakarta
  4. Jumlah Rukun Warga (RW) di Jakarta dan Janji Bantuan itu…

 

Robit Mikrojul Huda

Belajar rajin nulis di Setara.net. Penikmat kopi hitam dan sedang belajar digital marketing.

Latest posts by Robit Mikrojul Huda (see all)

SHARE