Setara.net – Beberapa tahun terakhir istilah “Generasi Milenial” di media sosial maupun di media massa santer terdengar. Namun yang kurang menguntungkannya adalah, kepopuleran tersebut karena tingkah dari generasi milenial yang kurang baik. Sebenarnya semua itu tergantung individu masing-masing, dan tidak bisa dipukul rata.

Bahkan beberapa survei menunjukkan bahwa Generasi Milenial adalah generasi yang lebih baik dibanding dengan generasi sebelumnya. Karena generasi ini memiliki sifat yang percaya diri, kompetitif, toleran, hingga berorientasi pada kesuksesan.

Generasi Milenial adalah generasi yang lahir dari tahun 1977 hingga 1995. Menurut data yang tercatat dari sensus penduduk yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2010, generasi ini memiliki populasi di Indonesia mencapai 81,3 juta jiwa atau sekitar 34,5 persen. Jika kita melihat dalam skala dunia, data yang dikeluarkan oleh UN, World Population Estimate pada tahun 2015 mencapai 2,26 Miliar jiwa atau 30,8 persen. Artinya Generasi Milenial akan menjadi generasi yang memimpin hingga 20 tahun ke depan. Bahkan pada periode ini, yakni di tahun 2030, negara Indonesia mendapatkan bonus demografi.

Dengan kondisi di atas, generasi Milenial harus mempersiapkan diri mulai dari sekarang untuk menghadapi masa depan. Salah satu cara yang tepat untuk mempersiapkan diri adalah  dengan cara beriventasi. Namun, di Indonesia dengan banyaknya investasi, sebagai generasi milenial harus pintar dan cermat dalam memilih jenis investasi.

Investasi yang tepat dan menguntungkan adalah dengan cara beriventasi pada properti. Karena tanpa disadari bahwa harga properti itu setiap tahunnya terus meningkat, bahkan naiknya terkadang signifikan. Contohnya di Jakarta dan sekitarnya saja, kenaikan harga tanah dan properti bisa mencapai 5 sampai 25 persen per tahun. Angka yang sangat besar untuk investasi. Selain itu, berinvestasi properti juga aman untuk dijalankan.

Pendapatan Generasi Milenial

KDM Venture Reserach baru-baru ini telah mengeluarkan data mengenai pendapatan para Generasi Milenial. Hasilnya adalah banyak di antara generasi ini yang pendapatannya di bawah Rp 4 juta yakni sebesar 46 persen, Rp 4-7 juta sebanyak 34 persen, sedangkan pendapatan perbulan Rp 7-12 juta hanya 14 persen.

Dari hasil survei tersebut bisa dilihat, bahwa generasi milenial sebetulnya memiliki kesanggupan untuk berinvestasi pada properti. Apalagi saat ini pemerintah DKI Jakarta yang dikomandoi oleh Anies dan Sandi sedang gencar-gencarnya dengan program DP rumah 0 persen. Program tersebut akan menghasilkan perumahan di berbagai wilayah Jakarta. Karena dengan program ini juga akan mengakibatkan wilayah di sekitarnya, seperti perumahan di Bekasi akan memiliki harga yang murah. Selain itu program ini juga mendapat dukungan dari para pengembang properti, salah satunya dari Sinarmas Group. Sinarmas Group telah membangun banyak properti melalui Sinarmas Land di berbagai daerah di Indoensia.

Properti yang telah dibangun oleh Sinarmas Land salah satunya adalah BSD City dan banyak properti lainnya di Jakarta dan kota-kota lainnya. Tak hanya itu, Sinarmas Land selain membangun hunian, juga Convention Exhibition. Contohnya ICE BSD, QBig, dan lain sebagainya. Dengan pendapatan genarasi milenial yang berkisar di atas 4 juta, mereka bisa berinvestasi pada properti.

QBig BSD City
QBig BSD City

Ubah Pola Pikir

Crhis Townson, Managing Director U, pernah mengeluarkan data mengenai kegemaran para Generasi Milenial. Hasilnya adalah bahwa generasi milenial ternyata lebih suka traveling dibanding dengan membeli rumah. Alasannya karena dengan melakukan banyaknya perjalanan, akan mendapatkan pengalaman yang lebih banyak.

Namun pola pikir di atas harus diubah mulai dari sekarang. Sah-sah saja jika generasi milenial ingin traveling, namun perlu diingat juga bahwa berinvestasi untuk masa depan juga harus dilakukan. Karena jika tidak diimbangi dengan berinvestasi, maka dalam 5 sampai 10 tahun mendatang, para generasi milenial akan kesulitan untuk mendapatkan hunian. Sederhananya adalah, investasi bisa dijadikan gaya hidup bagi generasi milenial.

Robit Mikrojul Huda

Robit Mikrojul Huda

Belajar rajin nulis di Setara.net. Penikmat kopi hitam dan sedang belajar digital marketing.
Robit Mikrojul Huda

Latest posts by Robit Mikrojul Huda (see all)

SHARE