Setara.net“yang ini isinya tempe orek, yang ini teri dan ini telur mas” Ujar seorang penjual makanan sambil menunjuk bungkusan-bungkusan nasi kucing di salah satu angkringan di Jakarta.

Malam itu saya dan teman-teman saya selepas mengikuti pelajaran di kampus, berniat ke angkringan. Sudah lama juga kami tidak berkumpul dan menghabiskan waktu di angkringan. Biasanya angkringan yang sering kami kunjungi adalah angkringan di Bungur dan Kemayoran untuk area Jakarta Pusat. Lalu untuk selatan, ada di Bukit Duri (sekitaran stasiun Manggarai). Kemudian kami juga sering menghabiskan waktu di angkringan Cipinang, Jakarta Timur.

Angkringan, bagi sebagian orang dan bagi saya adalah bukan sekadar tempat untuk mengganjal perut ketika lapar saja. Namun lebih dari itu. Angkringan adalah tempat dimana kita bisa bertukar pikiran melalui obrolan-obrolan ringan. Obrolan sembari menikmati sebungkus nasi kucing dan kopi hitam.

Tak hanya itu saja, di angkringan kamu bisa mendapatkan pengalaman yang tidak bisa kamu dapatkan di tempat-tempat makan lainnya.

Mengapa semua angkringan selalu ramai dikunjungi?

Sebenarnya tidak selalu ramai juga. Namun, kamu pasti selalu sering setiap melihat sudut jalan yang ada angkringan hampir pasti ramai. Entah di jam 7 malam, sepuluh malam bahkan hingga larut dan subuh menjelang. Angkringan adalah sarana warga untuk ngobrol hal-hal remeh temeh dalam kehidupan sehari-hari. Angkringan juga mudah ditemui dan siapa saja bisa membeli menu yang disuguhkan. Mulai dari buruh bangunan, pengamen, pekerja kantoran hingga seorang pengusaha sukses sekalipun. Pada tingkat ini, angkringan bisa menerima pembeli yang datang dari semua kalangan.

Angkringan atau HIK

Jika kamu bepergian ke Solo, nama angkringan tidak tersemat dalam setiap warung makan yang berjenis ini. Mereka bukan bernama angkringan, namun HIK. HIK adalah kependekan dari Hidangan Istimewa Kami. Angkringan berasal dari Jogja. Namun, pada dasarnya HIK dan Angkringan adalah sama.

Menu Angkringan

Menu angkringan di semua tempat kurang lebih akan sama. Nasi kucing, dengan beraneka macam di dalamnya. Sepengetahuan saya, nasi kucing isinya adalah nasi sekepal orang dewasa dan tempe orek dicampur sambel terasi. Kemudian ada yang berisi ikan teri sejimpit dicampuri sambal. Lalu berikutnya ada nasi dengan telur seiris dan tentunya tak ketinggalan, sambal. Itu adalah menu istimewa dari angkringan.

menu angkringan
makanan yang kami pesan

Tak hanya nasi kucing saja, namun aneka jeroan goreng atau bakar juga mereka jual. Dari usus, paru, ati-ampela dan lainnya. Lalu ada sate telur puyuh, aneka gorengan – dari tempe goreng, tahu dan lainnya. Dan yang agak modern adalah sosis bakar.

Dari segi minuman, angkringan menjual menu minuman yang sederhana dan mudah kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Ada wedang jahe, susu-jahe, teh manis, aneka kopi -kopi jos- dan lain sebagainya.

Harga di Angkringan

Harga yang diberikan kepada pembeli, rupanya tak mahal. Karena juga tahu sendiri, yang datang ke angkringan adalah para kelas menengah ke bawah dan juga biasanya kalo di Jogja adalah anak-anak kampus. Selain mereka ke Burjo tentunya.

Sebungkus nasi kucing di Jakarta, yang biasa saya beli adalah hanya 2.000 rupiah. Pada intinya, ketika kamu di angkringan hingga kenyang, kamu tak akan menguras dompet dalam-dalam. Paling, kamu akan menghabiskan beberapa ribu saja.

Pelayanan

Pelayanan di angkringan bisa diadu dengan deretan restoran mahal di kota. Para pelayan, dengan sopan dan ramah setia melayani para pembeli yang datang. Tak memperdulikan siapa dan darimana asalnya.

Angkringan tak hanya tempat makan biasa

Seperti yang sudah sedikit saya singgung di atas. Bahwa di angkringan kamu tak hanya akan mendapatkan nasi dan aneka ragamnya. Namun kamu akan mendapatkan banyak pengalaman. Banyak obrolan yang ada di sana. Mulai hal-hal kecil hingga obrolan serius sekalipun terjadi. Misalnya dari obrolan pelajaran di kampus, pacar, pekerjaan bahkan politik sekalipun ada.

Salah satu angkringan yang ada di Jakarta
Salah satu angkringan yang ada di Jakarta

Menghabiskan waktu di angkringan bersama teman-teman atau sendiri sekalipun tak akan rugi. Kamu bisa bercengkrama dengan orang dari berbagai latar belakang. Pada tahap ini, angkringan adalah tempat yang asik untuk kita. Jadi, tempat yang asik dan nyaman tak selalu di restoran-restoran bagus dengan harga selangit. Di sudut-sudut jalanan, di angkringan, kamu juga akan mendapatkan kenikmatan dan kepuasan dalam hal makanan.

 

Robit Mikrojul Huda

Belajar rajin nulis di Setara.net. Penikmat kopi hitam dan sedang belajar digital marketing.
SHARE